Siapkah Jika Anak Termotivasi Lagu Dewasa?

11 Jan 2016

Tulisan ini dimuat di rubrik Mimbar Kita, Harian Amanah pada tanggal 9 Januari 2016. Saya tayangkan di sini untuk dokumentasi.

“Aku mah apa atuh, cuma selingkuhan kamu,” bocah lelaki itu menyanyi penuh percaya diri dengan iringan organ. Tontonan itu saya saksikan sewaktu mengantar putri saya ke acara teman sekolahnya di sebuah gang kecil.

Mata saya menatap bocah itu. Mulut saya ternganga. Asli ternganga dalam arti yang sebenarnya! Saya pernah beberapa kali mendengar anak kecil menyanyikan lagu dangdut dewasa. Bahkan pernah mendengar anak tetangga melontarkan kalimat yang seharusnya menggambarkan hubungan khusus suami-istri sembari bernyanyi. Tapi saya tetap saja tertegun kalau mendengar ada anak-anak yang mengeluarkan kata-kata yang tak sesuai usianya.

Kemudian bocah lelaki itu menyanyikan lagu dangdut Sakitnya Tuh di Sini dan lagu dangdut yang ada kata “bara-bere”-nya. Saya menaksir usia bocah itu kira-kira 5 tahunan, ditilik dari postur tubuhnya yang mungil. Bocah itu santai saja bernyanyi. Ia terdengar piawai mengikuti irama. Orang-orang dewasa di sekelilingnya terlihat tertawa dan menikmati bahkan ada yang ikut bergoyang.

Miris, ya.

Bocah itu akrab dengan kata-kata selingkuh(an), pacar, sakit hati, dan lain-lain yang tak layak masuk dalam daftar kata di otaknya saat ini.

Apa jadinya kalau bocah itu termotivasi pacaran dan selingkuh di usia 7 tahunan karena otaknya keseringan dihiasi kosa kata itu? Apa kira-kira orang tuanya masih bisa menikmati lagu “Aku mah apa atuh, cuma selingkuhan kamu” yang telah “mendewasakan” anaknya?

Mudah-mudahan kita bisa menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita, sesuai hadits berikut: “Tiada suatu pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang baik.” (HR. Al Hakim: 7679)


TAGS dampak lagu dewasa pada anak


-

Author

Mom Blogger | Penulis Freelance | Menyukai kompetisi menulis | Kontributor pada 4 blog pribadi dan beberapa website | Senang tantangan mengirimkan tulisan ke media cetak dan berkompetisi menulis

Search

Recent Post