Ketika Ibu-Ibu Doyan Nulis …

1 Apr 2016

“Ibu-ibu menulis?” itu reaksi beberapa orang. Di Celebes TV tadi pagi dan di sebuah stasiun televisi lokal lain di tahun lalu, saya mendapatkan reaksi terkejut bercampur dengan antusias. Semacam “excited” begitu.

Ada yang bilang, ibu-ibu biasanya identik dengan “gosip”. Iyakah? :D

Tapi yang ini berbeda, ibu-ibu bisa doyan nulis. Koq bisa?

Tadi pagi, dalam talkshow di program Beranda Pagi Celebes TV, saya dan Abby Onety menjelaskan tentang menulis yang menjadi passion kami di usia yang tidak muda lagi dan tentang IIDN (bu-Ibu Doyan Nulis) Makassar.

 

Sumber: dari akun Twitter Celebes TV

 

Seperti biasa, saya menuturkan kisah didirikannya Ibu-ibu Doyan Nulis - Interaktif oleh bu Indari Mastuti (terima kasih pernah punya pikiran membentuk IIDN, bu In), lalu Erlina Ayu membentuknya di Makassar. Terima kasih ya, Ayu, saya masih ingat usaha-usaha Ayu supaya IIDN Makassar bisa terus eksis. Salut sama Ayu, sebagai pendatang, waktu itu bisa membentuk komunitas di kota ini.

Saya tadi membawa sejumlah buku. Karya saya dan teman-teman IIDN Makassar yang ada pada saya. Bu Abby juga membawa buku-buku karyanya. Makin terpesonalah teman-teman di Celebes TV (seperti juga terpesonanya teman-teman di stasiun televisi yang kami sambangi tahun lalu). Ternyata bisa ya, ibu-ibu menulis sampai jadi buku? Ya bisalah, hehehe. Eh tapi, tidak semuanya ibu-ibu, lho. Di antara kami ada yang masih gadis ting ting.

Saya juga menceritakan tentang kawan-kawan kami yang luar biasa. Ada Marisa Agustina yang tahun lalu meraih IBF (Islamic Book Fair) Award untuk kategori fiksi anak. Dan ada Haeriah Syamsuddin yang di tahun 2016 ini menjadi salah satu nominator IBF Award untuk kategori nonfiksi dewasa.

Bu Abby menceritakan pengalamannya yang luar biasa. Kebetulan kami sama-sama bukan penyuka menulis sejak kecil tetapi kami  membuktikan kalau kami akhirnya bisa menulis dan berkarya.

Saya mengatakan bahwa menulis bukanlah bakat. Menulis itu “hanya” butuh latihan dan kemauan yang kuat. Dan kalau konsisten, siapa pun bisa. Sejak tahun 2011 saya belajar otodidak, dari banyak sumber termasuk grup-grup yang bertebaran di dunia maya. Hingga kini saya akan terus berusaha konsisten sebagai blogger aktif (ini yang utama, passion saya), saya sudah merasakan menerbitkan buku, dan menulis di media massa. Alhamdulillah.

Lalu, kepada host Celebes TV, saya mengatakan bahwa saya suka mengatakan, “Ibu-ibu saja bisa. Masak yang muda-muda tidak?” (atau “Masak kalah sama ibu-ibu?”)  ;)

Selain membawa buku teman-teman IIDN Makassar yang ada pada saya, saya juga memberikan gambar-gambar sampul buku karya teman-teman yang saya simpan.

Makanya buku Permainan Anak Tradisionalnya Mbak Aisyah Fad juga ikut mejeng tadi.

Sewaktu ditanyakan mengenai apa harapan saya mengenai menulis dan perempuan, saya mengatakan bahwa dalam menulis jangan dulu terlalu jauh berpikir harus menciptakan sebuah buku (walaupun boleh saja bermimpi, yah) namun tulislah hal-hal sederhana, sedikit-sedikit saja yang sekiranya bisa bermanfaat buat orang lain.

Hal-hal sederhana bagi seseorang, bisa juga bermanfaat buat orang lain. lho.

Satu hal lain yang sebenarnya tersirat dari perbincangan tadi pagi adalah mengenai blog. Saya sebenarnya juga ingin mengatakan kalau karya tak selalu harus dalam bentuk buku atau tulisan di media cetak. Karena saya mantap memproklamirkan diri sebagai blogger maka saya mengatakan bahwa (tulisan-tulisan di) blog pun merupakan karya karena bisa bermanfaat buat siapa saja, gratis pula (dan kalau getol belajar blog, banyak sekali hal yang bisa diperoleh dari ngeblog. Jangan anggap remeh blogger, lho hehehe).

So, menulislah saja, jangan takut dan malu. Menulis itu cara termudah dan termurah untuk menebar kebaikan.

Terima kasih Celebes TV atas kesempatannya tadi pagi. Terima kasih juga atas kiriman fotonya dan terima kasih telah follow akun Twitter saya (yang terakhir ini sungguh seperti karunia besar rasanya).

 

 


TAGS Perempuan menulis


-

Author

Mom Blogger | Penulis Freelance | Menyukai kompetisi menulis | Kontributor pada 4 blog pribadi dan beberapa website | Senang tantangan mengirimkan tulisan ke media cetak dan berkompetisi menulis

Search

Recent Post