• 2

    Jul

    5 Hal untuk Menjadikan Ngabuburitmu Bermanfaat

    Istilah “ngabuburit” sudah mengindonesia. Di kota tempat tinggal saya – Makassar, istilah ini sering dipakai untuk menggambarkan kegiatan/aktivitas yang dilakukan untuk menunggu waktu berbuka puasa, biasanya dilakukan di luar rumah. Yang biasanya merasa perlu ngabuburit adalah kalangan muda (menurut pengamatan saya, sih). Kalau buat ibu-ibu macam saya, waktu menjelang berbuka puasa digunakan untuk mempersiapkan penganan berbuka dan makan malam untuk semua anggota keluarga. Menjelang berbuka puasa, saya biasanya tidak bisa lagi ke mana-mana. Tapi saya memaklumi kalau ada yang merasa perlu ngabuburit, bahkan mungkin ada yang merasa wajib. Wajib? Menurut saya aneh, sih kalau sampai merasa wajib hehehe. Wajib itu kan berarti sebuah keharusan yang tidak boleh tidak dilakukan.
    Read More
  • 1

    Jul

    Kepasrahan dan Do'a Pangkal Kesehatannya

    Pada tulisan berjudul Menyongsong Ridha Ramadhan, saya bercerita tentang seseorang yang begitu gundahnya menjalani Ramadhan setiap Ramadhan dalam beberapa tahun terakhir. Seseorang yang tak mau identitasnya dibuka ini – sebut saja di Kenanga setiap Ramadhan mendapatkan ujian yang membuatnya takut menghadapi Ramadhan-Ramadhan berikutnya. Ia malah berharap andai tak ada Ramadhan, ia bisa lebih tenang. Karena kehidupannya tengah dikepung berbagai masalah dari berbagai arah. Semua rasa tak enak mengungkungnya. Bukan hanya secara jasmani. Rohaniahnya juga mengalami rasa sakit yang bertubi-tubi. Alhasil selama Ramadhan di tahun-tahun terakhir, ia menjalaninya dengan susah-payah. Fisiknya mudah sekali mengalami kelelahan yang luar biasa. Setiap harinya ia merasa dehidrasi parah. Namun kegu
    Read More
  • 25

    Jun

    Berbuka dengan yang Sederhana

    Seperti pada umumnya keluarga muslim, saya dan suami juga mengajarkan anak-anak untuk berpuasa sedini mungkin, sebisa mereka. Alhamdulillah, Affiq (14 tahun) dan Athifah (8,5 tahun) sekarang sudah terbiasa berpuasa di bulan Ramadhan sehari penuh. Si bungu Afyad (5,5 tahun) belum belajar berpuasa karena ia berbeda dengan kakak-kakaknya. Bungsuku ini anak spesial, ia lebih terlambat memahami segala sesuatunya dibandingkan anak-anak seusianya.   Setiap Ramadhan, satu-satunya yang wajib ada di rumah kami adalah teh manis hangat. Minim teh manis hangat adalah kebiasaan yang diturunkan orang tua saya sejak saya kecil dulu. Kebetulan pula saya, suami, dan ketiga anak kami alergi dengan hawa dingin. Kami tidak meminum minuman dingin, begitu pun saat puasa Ramadhan, tak ada es dalam kamus mak
    Read More
-

Author

Mom Blogger | Penulis Freelance | Menyukai kompetisi menulis | Kontributor pada 4 blog pribadi dan beberapa website | Senang tantangan mengirimkan tulisan ke media cetak dan berkompetisi menulis

Search

Recent Post