• 30

    Mar

    Pelantikan Kepala Sekolah dilakukan di Tempat Sampah Raksasa

    Anti mainstream. Tadi pagi saya membaca berita yang diturunkan media online Makassar Terkini dot Com mengenai pelantikan  435 kepala sekolah tingkat SMA/SMK semakassar yang dilakukan di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Antang alias tempat sampah raksasa di kota ini. Menurut yang dilansir Makassar Terkini dot Com, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, Sakka Saleh, berharap pelantikan ratusan kepala sekolah di TPA memberi perubahan besar terhadap pandangan warga tentang sampah. Menurut Sakka, kepala sekolah yang sudah dilantik harus bisa memberikan pengetahuan kepada anak didiknya, bahwa sampah yang dibuang ternyata harus diolah lagi di TPA. Tidak seperti selama ini, masih banyak warga yang beranggapan, setelah sampah dibuang
    Read More
  • 1

    Jul

    Kepasrahan dan Do'a Pangkal Kesehatannya

    Pada tulisan berjudul Menyongsong Ridha Ramadhan, saya bercerita tentang seseorang yang begitu gundahnya menjalani Ramadhan setiap Ramadhan dalam beberapa tahun terakhir. Seseorang yang tak mau identitasnya dibuka ini – sebut saja di Kenanga setiap Ramadhan mendapatkan ujian yang membuatnya takut menghadapi Ramadhan-Ramadhan berikutnya. Ia malah berharap andai tak ada Ramadhan, ia bisa lebih tenang. Karena kehidupannya tengah dikepung berbagai masalah dari berbagai arah. Semua rasa tak enak mengungkungnya. Bukan hanya secara jasmani. Rohaniahnya juga mengalami rasa sakit yang bertubi-tubi. Alhasil selama Ramadhan di tahun-tahun terakhir, ia menjalaninya dengan susah-payah. Fisiknya mudah sekali mengalami kelelahan yang luar biasa. Setiap harinya ia merasa dehidrasi parah. Namun kegu
    Read More
  • 9

    Dec

    4 Cara Manis Memberikan Kritik

    Ada kalanya kritik diperlukan untuk memperbaiki sebuah keadaan. Namun kritik yang tidak tepat justru membuat orang yang dikritik bersikap defensif dan menolak mentah-mentah kritik yang dilontarkan kepadanya. Harry Levinson, seorang psikoanalis yang menjadi konsultan perusahaan, memberikan empat tip berikut ini mengenai seni menyampaikan kritik yang secara rumit dapat terjalin dengan seni memuji: Pertama: Langsung pada sasaran Orang akan patah semangat bila hanya diberi tahu bahwa dia telah melakukan hal yang salah. Sodorkan insiden yang nyata, sebuah kejadian yang menggambarkan masalah utama yang membutuhkan perubahan. Jangan berbelit-belit atau berputar-putar. Sumber gambar: www.jasonloveslife.com Hm, perempuan sering nih saya dapati seperti ini. Bukannya mengkritik pada sasaran, malah
    Read More
  • 8

    Dec

    Kritik Bukannya Mencerca

    Mungkin, ketika orang tua khilaf mencerca anaknya, mereka bermaksud mengkritik agar si anak menjadi lebih baik. Tapi manalah mungkin cercaan bisa berbuah manis? Pada sebuah buku lawas berjudul Kiat Pengembangan Diri: Tidak Mencerca Orang Lain (merupakan kumpulan tulisan pada Majalah Intisari, terbitan tahun 2001), saya menemukan sebuah artikel yang judulnya sama dengan buku ini (pada halaman 38). Artikel mengisahkan kasus yang terjadi pada seorang anak SMA bernama Ani. Ulahnya sangat menjengkelkan kedua orang tuanya. Tagihan telepon rumah membengkak hingga Rp. 450.000 gara-gara sering dipakai Ani untuk sambungan jarak jauh (interlokal). Sumber gambar: www.searchquotes.com Di depan konselor, Ani mengaku ini dilakukan karena ia tak kerasan di rumah. Di tengah keluarganya sendiri ia dice
    Read More
  • 8

    Dec

    Hati-Hati dalam Melontarkan Kritik

    Kata orang kritik itu bisa membangun. Maksudnya, memperbaiki sesuatu yang tidak/kurang baik menjadi lebih baik. Tapi terkadang pula kritik justru berpeluang mematikan potensi baik. Bila dikemukakan berlebihan. Karena jadinya mencela atau menghujat, atau bahkan menghina. Saya mengenal seseorang. Sebut saja namanya Ning. Sejak kecil dia sering sekali dikritik secara tak proporsional oleh ibunya. Sesekali oleh ayahnya juga. Sering sekali ibunya melontarkan kata-kata yang menyakitkan dan menggeneralisir apa yang dilakukannya. Misalnya dengan mengatakan, Kau selalu begitu. Atau, Kau tak pernah begini. Ini membuat Ning sering frustrasi. Rasa percaya dirinya habis. Dia selalu merasa minder. Baginya semua orang lebih baik daripada dirinya. Dia tak ada harganya. Dia selalu melakukan perbuatan bodo
    Read More
  • 7

    Dec

    Orang yang Meminta Dibalas

    Alkisah pada suatu hari Abu Bakar ra., sahabat Rasulullah SAW terlibat perdebatan dengan seseorang bernama Rabiah Aslami sehingga ia mengeluarkan kata-kata yang cukup keras. Ketika menyadari kekhilafannya, Abu Bakar menjadi terkejut dan dengan sangat menyesal ia berkata, Wahai saudaraku, balaslah lagi perkataan Saya tadi. Balaslah! Namun Rabiah menolak membalasnya. Abu Bakar sangat sedih sampai-sampai ia terus merayu Rabiah agar membalasnya. Rabiah menjadi bingung sendiri. Karena rayuannya tak berhasil, Abu Bakar pun mengadukan hal ini kepada Rasulullah. Sumber gambar: www.3ring.com Orang-orang yang melihatnya menjadi terheran-heran. Mereka menganggapnya aneh, Dia yang melakukan kesalahan, dia pula yang hendak mengadu kepada Rasulullah. Rabiah mendengarnya dan berkata, Tahukah Kalian
    Read More
-

Author

Mom Blogger | Penulis Freelance | Menyukai kompetisi menulis | Kontributor pada 4 blog pribadi dan beberapa website | Senang tantangan mengirimkan tulisan ke media cetak dan berkompetisi menulis

Search

Recent Post